Janu Onmu : Petualangan Kocak di Perkampungan Layang Gajah

Janu Onmu : Petualangan Kocak di Perkampungan Layang Gajah

Janu Onmu : Petualangan Kocak di Perkampungan Layang Gajah merupakan cerita fiktif bergenre komedi, berawal dari 2 karakter bernama janu dan onmu yang saling melontarkan candaan dimanapun tidak mengenal situasi dan tempat.

Janu Onmu : Petualangan Kocak di Perkampungan Layang Gajah

Sumber Gambar : ChatGPT

Desclaimer

cerita ini merupakan cerita fiksi, Seluruh tokoh cerita, alur cerita, dan peristiwa yang ada di dalam cerita ini merupakan hasil dari imajinasi penulis semata. Adapun penggunaan nama negara atau lokasi nyata hanya sebagai latar cerita dan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan kejadian, individu, atau kelompok nyata mana pun. Kesamaan nama atau peristiwa yang terjadi bersifat kebetulan. Cerita ini mengandung unsur kekerasan yang disajikan untuk kepentingan narasi dan hiburan semata.


Kampung Layang Gajah

Di sebuah perkampungan, terdapat seorang murid yang pintar, jenius namun
terkendala ekonomi yang kurang mampu, meski begitu ia tak patah semangat untuk

mencapai cita – citanya menjadi seorang tentara, untuk itu ia perlu belajar, belajar dan belajar serta rutin berolahraga Pada Pagi Hari


Lari Pagi di Taman Kota

“Widiiiih… Olaharga terus niiiih, ngejar Cita- cita yah….” tanya Onmu, yang juga sedang berolahraga lari

“iya laaah……, kan calon Tentara hahahahaha”
Janu menjawab dengan celetukan khasnya

“Widiiiiih……, ngeriiiiiii……., sebagai Sahabat yang baik, gue doakan deh… Semoga cita- cita sahabat gue yang Ini niiiih…. semoga terkabul……” ucap Onmu.

Janu yang mendengar doa dari sahabatnya langsung berucap
“Aamiin…….”

“Aamiin…….” Onmu menimpalinya dengan berkata amin.

“eh…. ngomong- ngomong tumben Banget nih, kamu lari pagi……., Biasanya di hari minggu ini Masih tidur….. hehehehehe……” ucap Janu yang penasaran dengan alasanya si Onmu.

“ah iyaaniih…. gue pengin nurunin lemak membandelyang ada di perut nih….. makanya gue olahraga….., Biar badan gue bagus seperti lu….” ucapnya dengan muka sedikit kesal atas omongannya si Janu yang to the point.

“naaaaaaah….. gitu dooonggg Olahraga jangan nolep terus dirumah hahahahaha……” ucap Janu yang sedikit ngeledek.

Anjaaaayyy….,guebaruolahraga langsung di kataaaaiiiiiin… huft…. ucap Onmu dengan ekspresi wajah cemberut.

“hahahaha… ya maaf….., namanya mulut nggak bisa di rem hehehehehe” ucap Janu dengan ekspresi nrengesnya.

“amaaaan….hehehehe, gue ikut lu ya lari bareng……” ucap Onmu.

“okeeeeh… yok gaskeun……”

Mereka berdua lari pagi bersama


Siang Harinya ( Di Rumah Janu )

“heh Onmu………,yok pergi ke Mall yok…” ucap Janu mengajaknya ke Mall terbesar di kota Ramanara.

“hah……heh…..hah…. heh…., Manggilnya biasa saja kaliiii………, nggak ah Males niiih panas -panas begini, mendingan tidur…., hmmmmm….” ucap Onmu sembari bercanda.

“Alaaaah dasar Nolep… , manusia satu inii……”

Janu yang mendengarkan perkataan dari Onmu langsung jengkel.

“lah lu ngapain datang kesini ngajak ngajak gue ke Mall…..” ujar Onmu.

“yah sudahlah saya tak pergi sendirian !!!…….” dengan wajah yang cemberut

Janu yang sudah ngambek akhirnya pergi sendiri.

karena merasa kasihan Onmu akhirnya mau ikut ke Mall.

“Eh nanti nunggu gue……., lu ke sana mau beli apa sih !!!, panas panas gini juga !!!!……” ucap Onmu penasaran.

“oh…. ini… saya mau beli sepatu……”

“oooooh…ya sudah gue temeninya!!” ucap Onmu

Janu merasa senang mendengar Onmu mau ikut

“Waaah thank you Onmu!!!!, yok gaskeun”


Siang Hari ( Di Mall )

Sesampainya di Mall

“Rame bener ya!!!!” ucap Onmu keheranan.

“hmmmm….dasar bodoh,ini hari minggu ya pastinya rame lah !!!!!” ucap Janu sembari menggelengkan kepalanya.

“iyaaa Guetau, tapi hari minggu yang lalu Mall nggak serame ini…. , Nuuu !!!” ucap Onmu

“Masa…?”

“iyaaaa…..”

“ah…bohong niiiiih…….” Janu menyela omongan si Onmu.

“ngapain Gue bohong….”

Onmu mencoba meyakinkan Janu.

“Saya nggak percaya…..” ledek Janu.

“ya udah terserah lu dah !!!!…., huft ( ekspresi wajah marah ) gue orangnya nggak pernah bohong !!!…….”

“Pernah kok………”

Janu meledeknya kembali.

“Mana buktinya…..”

“ini…..” sembari menunjuk ke arah Onmu.

“ gue nggak bohong !!!, suer dah !!!!, lu mau ngajak ribut dengan gue atau mau beli sepatu sih sebenarnya !!!” ucap Onmu dengan muka marahnya.

“beli sepatu lah…. ngapain ngajak gelut luh… males banget !!!!……” ucapnya ketus.

“hufth (ekspresi wajah menahan emosi ) yok lanjut……”

mereka berdua melangkahkan kakinya menuju toko sepatu.
Sampai Di Toko Sepatu yang di tuju


Janu dan Onmu memilih sepatu

“hmmmm….., pilih yang mana yaa, yang cocok sama saya……” ucap Janu di dalam hati sembari memilih – milih sepatu yang cocok untuk dirinya.

“eh nu.., ini cocok dah buat lu, terus gue lihat harganya murah cuma 20000- an
saja.” ucap Onmu sembari menunjukan sepatu pilihan dia.

“hmmmm…., keren juga niiih” ucap Janu yang senang melihat sepatu pilihan onmu.

“nah cocok kan buat lu ?….” ucap Onmu

“saya suka sepatu yang di pilih lu…., iniukuran berapa ?….” ucap Janu menanyakan ukuran sepatunya.

“ini ukuran 39….”

“wah pas niiih…. cocok, dah ini saja deh…..” ucap Janu sembari membawa sepatunya yang dipilih ke kasir.

“siiipp……”

“selamat siang pak…., ada yang bisa saya bantu ?” ucap mba kasirnya sembari tersenyum ramah.

“ini mba…, sepatu ini harganya berapa ?” ucap Janu sembari memperlihatkan sepatunya.

“oh ini harganya 200.000 pak, berhubung sedang ada diskon 10 %
jadi hanya 180.000 saja pak” ucap mba kasirnya.

“wah oke deh mba,ini mba uangnya”

Janu memberikan uangnya ke kasir.

Mba Kasir sedang menginput barang yang di pesan oleh Janu

“ini mas sepatunya….” sembari menyerahkan sepatunya.

“oh iya mba…, terima kasih mba…” ucap Janu sembari mengambil sepatu yang telah di belinya.

“terima kasih atas kepercayaan anda membeli di toko kami…..”
( dengan ekspresi wajah senyum )

“iya mba sama sama”


Janu Onmu : Petualangan Kocak di Perkampungan Layang Gajah : Pulang Ke Rumah Onmu

“ey…. makasih yaaa” ucap Janu sembari tersenyum.

“yaaa…sama-sama….”

Onmu membalas senyuman dengan senyuman.

“nih uang buat kamu….” Janu menyodorkan uang sebesar 50.000 rupiah.

“uang apa iniii….” ucap Onmu

“ini uang untuk upah kamu, karena sudah nganterin saya ke mall” ucap Janu

“lah nggaklah……, gue ikhlas nganter luu”
( sembari uangnya di ambil )

“Hadeh…. ikhlas… ikhlas uangnya di ambil juga…” ucapnya dengan mata memicing

“iya ooh…. namanya juga rejeki…., kan sayang kalau nggak diambil” celetuk si Onmu

“terserah kamu deh, dah ya terima kasih sudah nganterin saya”

Janu segera pergi dengan menaiki sepeda motornya

“iya.. sama sama, terima kasih juga sudah ngasih duit ke Gue” ucap Onmu

“ya sama-sama”
( Janu pergi ke rumahnya )

Selesai……

Penulis : Reynaldo Edwin Pratama

Baca Juga : KEMENANGAN : Bloody Battle At The Mafia Headquarters


Catatan Penulis: Cerita ini termasuk dalam genre cerita pendek comedy. Referensi umum mengenai pengertian cerita pendek dapat dibaca di Wikipedia.

bagaiman cerita pendek Janu Onmu : Petualangan Kocak di Perkampungan Layang Gajah pastinya seru kan ?…. yuk baca lagi cerpen – cerpen menarik dengan berbagai genre, hanya di RE STUDIO WRITER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *