Death Snow Demon : Kematian Dari Salju Iblis

Death Snow Demon : Kematian Dari Salju Iblis


Death Snow Demon : Kematian Dari Salju Iblis adalah kisah epik fantasi gelap yang bermula dari sebuah istana megah milik Dinasti Yemie. Pada malam yang sunyi, Kaisar Hazime Otvaido, pemimpin bijaksana yang dicintai rakyatnya, bersemayam tanpa menyadari bahwa pengkhianatan dan pemberontakan besar akan mengubah takdir kerajaannya untuk selamanya.


Death Snow Demon : Kematian Dari Salju Iblis ( Prolog )

Sumber Gambar : ChatGPT

Cerita Bersambung ( Cerbung ) ini merupakan karya fiksi. Semua tokoh, peristiwa, tempat, dan alur cerita di dalamnya adalah hasil imajinasi penulis. Jika terdapat kesamaan nama, karakter, atau kejadian dengan kehidupan nyata, hal tersebut semata-mata merupakan kebetulan dan tidak disengaja.


Death Snow Demon : Kematian Dari Salju Iblis : PROLOG

Di Dalam Istana Dinasti Yemie

Pada malam hari ini, di sebuah Istana yang megah,

terdapat seorang raja yang mendiami istana tersebut,

Raja tersebut bernama Hazime Otvaido, raja yang baik hati dan dermawan, sehingga dirinya di segani dan di cintai oleh rakyatnya.


Dataran Tinggi Chima – Pemberontakan sang Jendral terhadap Kaisar Hazime Otvaido

Suatu hari ada seorang pemberontak terlibat peperangan antara Dinasti Yemie yang di pimpin langsung oleh Kaisar Hazime Otvaido dan Dinasti Huena  yang di pimpin oleh Kaisar Rexa Mauwe,  peperangan terjadi di lembah Nako, dataran tinggi Chima, perbatasan Dinasti Yemie dan Dinasti Huena.


Sakit Hati Sang Jendral

Sebelumnya dua Dinasti ini bersahabat,

sebelum akhirnya mereka saling bermusuhan dan mengirim prajurit terbaiknya untuk saling bertempur di medan perang,

ini akibat ulah dari seorang pemberontak yang bernama Niye Nao,

ia merupakan seorang jendral terbaik dari Dinasti Yemie, pada masa Kaisar Humno Otvaido, ayah dari Kaisar Hazime Otvaido,

ia dianggap oleh Kaisar pendahulunya sebagai

“pedang emas”,

karena ia mampu  menaklukan Negeri – negeri yang menjadi musuhnya, karena kepiawaiannya tersebut,

ia mendapat penghargaan sebagai pangeran kehormatan dari Kaisar Humno Otvaido, setelah pergantian kepemimpinan,

Jendral Niye Nao merasa di kucilkan oleh Kaisar Hazime Otvaido yang tak lain anak dari Kaisar sebelumnya,

karena ketidaksukaan Kaisar inilah sang Pedang Emas memberontak dan memprovokasi negara sahabatnya untuk berperang, 

ada alasan tersendiri mengapa Kaisar Hazime Otvaido mengucilkan Jendral kesayangan ayahnya ini,

karena Jendral Niye Nao sikap dan karakternya tidak baik, tidak mencerminkan layaknya seorang jendral,

sikapnya yang suka bermain wanita, mabuk – mabukan, berjudi dan suka memeras harta rakyat jelata membuat dirinya terusir dari Negerinya.


Membangun Kerajaan

Bersama prajurit setianya, Jendral Niye Nao membangun sebuah kerajaan kecil bernama Dinasty Shou,

ia menjadi raja setelah mengumpulkan prajurit setianya sebanyak lima ribu anggota , dan mendoktrin masyarakat negara musuh yang pernah di jajahnya untuk membalaskan dendam ke Dinasti Yemie,

akhirnya, ia berhasil mengumpulkan masyarakat di berbagai negara yang dendam dengan Dinasti Yemie,  tercatat sebanyak seratus juta masyarakat menjadi pengikut setia Jendral Niye Nao,

ia bersama pengikutnya mendirikan Dinasti Shou di wilayah ujung utara Dinasti Yemie,


Melakukan Invansi di Negeri Jajahan Dinasti Yemie

tahun demi tahun ia menguasai Negeri jajahan Dinasti Yemie, tercatat Jendral Niye Nao bersama pengikutnya telah mengambil alih lima negeri jajahan Dinasti Yemie, antara lain : Sheyou, Noume, Niikaata, Dorume, Nouga,yang membuat Kaisar Hazime Otvaido marah besar setelah mendengar informasi kekalahan tersebut.

Hari itu juga ia memerintahkan pasukan terbaiknya untuk menyerang Dinasti Shou, sebanyak dua ratus pasukan prajurit terbaiknya yang terdiri dari berbagai korps di kirim ke wilayah Niikata dan Dorume,

dengan di pimpin oleh Jendral Fay Fukota yang kebetulan juga dulunya bawahan dari Jendral Niye Nao, Jendral Fay Fukota sama seperti Jendral Niye Nao, ia juga prajurit kesayangan Kaisar terdahulu, ia juga di juluki sebagai

“Ksatria Cahaya Matahari”,

dikarenakan sifat dan sikapnya yang welas asih, selalu berpihak ke rakyat kecil, cinta kebenaran membuatnya Kaisar Humno Otvaido mengaguminya, namun karena terhalang kehebatannya oleh Jendral Niye Nao membuat dirinya kurang bersinar.

Dengan Strategi khasnya yaitu Strategi Gerilya, Jendral Fay Fukota berhasil menaklukan kembali Negeri Niikata dan Dorume hanya dalam waktu dua hari,


Bersambung…..

Penulis : Reynaldo Edwin Pratama


Catatan Penulis: Cerita ini termasuk dalam genre cerita bersambung action fiksi. Referensi umum mengenai pengertian cerita bersambung dapat dibaca di Wikipedia.


bagaimana cerita bersambung Death Snow Demon : Kematian Dari Salju Ibli, pastinya seru kan ?…. yuk baca episode – episode yang lain dan menarik di Cerbung ini, hanya di RE STUDIO WRITER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *