Ketika Aku Menyamar Sebagai Office Boy di Perusahaanku Sendiri

Ketika Aku Menyamar Sebagai Office Boy di Perusahaanku Sendiri

Ketika Aku Menyamar Sebagai Office Boy di Perusahaanku Sendiri merupakan cerita fiktif mengadaptasi drama china yang sedang viral, dimana seorang CEO sekaligus Owner dari perusahaan Xing Hai Company bernama Shang Lie Dong,

ia mendapatkan informasi yang buruk pada salah satu perusahaanya, informasi tersebut di dapatkan dari seorang assisten pribadinya Lie, bahwasannya para pejabat penting di perusahaan tersebut bersikap semena – mena, sombong, arogan serta sering merendahkan para karyawan di bawahnya,

hal tersebut membuat Shang Lie Dong penasaran, akhirnya dirinya memutuskan menyamar menjadi seorang Office Boy dengan bekerja di sana.

bagaiaman cerita selanjutnya, mari kita baca…..

Ketika Aku Menyamar Sebagai Office Boy di Perusahaanku Sendiri

Sumber Gambar : ChatGPT

Desclaimer

cerita ini merupakan cerita fiksi, Seluruh tokoh cerita, alur cerita, dan peristiwa yang ada di dalam cerita ini merupakan hasil dari imajinasi penulis semata. Adapun penggunaan nama negara atau lokasi nyata hanya sebagai latar cerita dan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan kejadian, individu, atau kelompok nyata mana pun. Kesamaan nama atau peristiwa yang terjadi bersifat kebetulan. Cerita ini mengandung unsur kekerasan yang disajikan untuk kepentingan narasi dan hiburan semata.


Xing Hai Company


Kemarahan Pak Direktur

“Braghhhhh…..”

“Kamu kerja seperti ini saja, nggak becus !!!!!!!” ucap Pak Direktur tersebut,

“maaf tuan, siap saya bisa bekerja..” ucap karyawan tersebut.

“bisa kerja darimana !!!!, hah !!!!!, ngurus seperti ini saja kamu nggak mampu !!!!!” ucap Pak Direktur tersebut.

dengan nada tingginya dan emosi nya yang sudah terlewat batas,

Pak Direktur membanting vas bunga yang ada di meja kantornya, “

pyarrr…”

Vas Bunga itu pecah, akibat terhantam oleh lantai,

“Bodoh kau !!!!!…., pergi dari sini !!!!!!!”

akhirnya seorang bawahannya tersebut pergi dan menahan tangis,


Di Kantor Divisi Digital Marketing

“kamu, habis di marahi si bos rese itu yah…..” ucap beberapa karyawannya kepada dia,

“iyaa…, padahal kerjaanku sudah benar..” ucapnya sembari menahan tangis,

“benar – benar kurang ajar !!!!!…, Direktur sombong !!!…, rakus !!!…., sukanya foya – foya !!!! dan merendahkan orang lain !!!!” ucap Adiyo salah satu rekan kerjanya di perusahaan XIang Hai Company.

“betul , bukan hanya Direktur saja…. yang sok seperti ini, banyak tuh contohnya seperti para pejabat – pejabat elitnya yang sombong, rakus, semena – mena, padahal bukan perusahaannya mereka hahahahaha” ucap Zhenzi seorang karyawati yang bekerja di bidang Desain Grafis di Xing Hai Company.

“eeh…. huuussss…. jangan nyindir – nyindir merekaaaa !!!!!, nanti ada penjilat datang kesini dan mendengar obrolan kita !!!!” ucapnya,


2 Hari Kemudian


Mendapatkan Panggilan oleh Pak Direktur

Mereka berempat serta SPV Divisi Digital Marketing di panggil oleh HRD,

“waduh……, ada apa iniiii….. ” ucap Zhenzi yang kebingungan tiba – tiba mereka di panggil,

“iya niiih !!!!… ada apa yah !!!…. kenapa kita tiba – tiba di panggil ” ucap Lie Hai Zang seorang Supervisi.

“apa jangan – jangan si Mitzhu seorang penjilat yah, dan ia melaporkan kita bertiga !!!!!” ucap Li Ziao dengan penasaranya,

“betul juga yah,,, jangan – jangan Mitzhu !!!!….. , toh yang di undang hanya kita bertiga saja !!!!…., kemarin kan pas kita ngobrol ada Mitzhu !!!!” ucap Zhenzi.

“ah iya betul pasti dia !!!!!, pas kemarin dia hanya diam saja !!!, dan memainkan Hp-nya !!!!” ucap Lie Hai Zang.

“nah sudah fix, pasti dia !!!!…., obrolan kita di rekam sama si Mitzhu !!!!, kurang ajar !!!!, dasar penjilat !!!!” ucap Zhenzi,

tak lama Manager Divisi Digital Marketing datang.

“Hei.. kalian bertiga !!!!, sudah di tunggu sama Pak Direktur dan Bu Hrd !!!!” ucap Manager Divisi Marketing tersebut.


Berjalan menuju ruangan Pak Direktur

akhirnya mau tidak mau, kita bertiga melangkahkan kakinya menuju ruang Direktur yang terletak di Lantai 7.

Zhenzi, Lie Hai Zang dan Li Ziao menaiki Lift,

“apakah kita bakal aman ?” ucap Zhenzi yang tertunduk lesu,

“entahlah” jawab Li Ziao,

“pastinya kita akan kena marah besar oleh para pejabat sialan !!!!” ucap Lie Hai Zang,

“Ting”

bunyi suara Lift, yang menandakan kita sudah di lantai 7,

kita bertiga mulai berjalan menuju ke kantornya pak Direktur dengan hati yang berdebar – debar,

tak sampai 1 menit kami tiba di pintu kantor Direktur,

dengan rasa gugup, Li Ziao mengetuk pintunya,

“tok…. tok… tok…”

suara pintu yang di ketok oleh Li Ziao,

“Selamat Pagi Pak Direktur, ini saya Li Zao staff Divisi Digital Marketing,

“oh yaaa…., silahkan masuk !!!!” ucap Pak Direktur tersebut,

“siap terima kasih pak Direktur” ucap Li Ziao,

saya mulai membuka pintu,

akhirnya kami bertiga masuk di ruangannya Pak Direktur,


Dugaannya Benar

saat masuk di ruangannya, kami bertiga terkaget, karena banyak para petinggi – petinggi penting yang ada di ruangan ini dan juga ada Mitzhu !!!, rekan kerja kami bertiga,

“Sialan !!!!” ucap Zhenzi di dalam hati.

“Bajingan !!!!!, ternyat dia penjilatnya !!!!” ucap Li Ziao di dalam hati.

“Oh ternyata si penjilat ini !!!!…., pantes saja… dia nrimbung obrolan kita !!!!!” ucap Lie Hai Zang di dalam hati.


Sidang Di Mulai

“Silahkan duduk !!!!!” ucap Pak Direktur,

dengan tubuh yang gemetar akhirnya kita bertiga pun duduk di kursi yang sudah di siapkan,

kami bertiga menoleh ke depan , ke kiri dan ke kanan yang sudah berbaris duduk para pejabat perusahaan Xing Hai,

mereka, para pejabat tidak ada raut muka ramah, justru sebaliknya, mereka terkesan marah, seakan – akan mau menghabisi kita bertiga,

“Hei !!!!…, kalian bertiga !!!!.., beberapa hari yang lalu !!!!, saya dengar, kalian menjelek – jelekan saya, para pejabat perusahaan dan pak Direktur !!!!, apakah itu benar !!!!!” ucap Hrd dengan tegas,

mendengar informasi dari Hrd, kami bertiga langsung keringat dingin, seakan – akan hidup kita bertiga akan tamat di sini,

“maaf tidak bu Hrd, kami bertiga kebetulan hanya mengobrol masalah makanan” ucap Zhenzi,

“iii…. iya bu, kami bertiga mengobrol tentang menu makan siang ini” ucap Li Ziao mempertegas jawaban dari Zhenzi,

sementara itu,

Lie Hai Zang hanya tertunduk lesu, dia tidak bernai menjawab sekata apa apun,

“Hei !!!!, kamu !!!!, tolong jawab pertanyaanku !!!!!” ucap bu Hrd yang memaksa Lie Hai Zang agar menjawab pertanyaannya,

namun dia tetap saja tertunduk lesu,

akhirnya bu hrd terdiam dengan ekspresi wajah masih marah,


Membuka Barang Bukti

“Mitzhu !!!!!” ucap Pak Direktur,

“ya Pak Direktur” ucap Mitzhu.

“Tolong bukti rekamannya di setel” perintah sang Direktur,

“baik pak” ucap Mitzhu,

Mitzhu pun menyetel rekaman suaranya menggunakan smartphone nya dan pengeras suara agar para petinggi yang ada di ruangan ini mengetahuinya,

Suara Rekaman :

“kamu, habis di marahi si bos rese itu yah…..” ucap beberapa karyawannya kepada dia,

“iyaa…, padahal kerjaanku sudah benar..” ucapnya sembari menahan tangis,

“benar – benar kurang ajar !!!!!…, Direktur sombong !!!…, rakus !!!…., sukanya foya – foya !!!! dan merendahkan orang lain !!!!” ucap Adiyo salah satu rekan kerjanya di perusahaan XIang Hai Company.

“betul , bukan hanya Direktur saja…. “betul , bukan hanya Direktur saja…. yang sok seperti ini, banyak tuh contohnya seperti para pejabat – pejabat elitnya yang sombong, rakus, semena – mena, padahal bukan perusahaannya mereka hahahahaha” ucap Zhenzi seorang karyawati yang bekerja di bidang Desain Grafis di Xing Hai Company.

“eeh…. huuussss…. jangan nyindir – nyindir merekaaaa !!!!!, nanti ada penjilat datang kesini dan mendengar obrolan kita !!!!” ucapnya,

para petinggi lainya yang belum tahu mengenai kasus ini sontak terkaget dan tidak ada yang menyangka tiga karyawan berani menggibahi atasanya,

“Baj*n kau !!!!, Anj kau !!!!!, ini katamu cuma ngobrol makanan !!!!!!” Pak Direktur marah besar, ia langsung menendang meja yang ada di depannya,

“braghhhh, pyarrrr….”

meja dan piring beserta makanannya jatuh dan berserakan di lantai,

Pak Direktor melangkahkan kakinya ke tiga karyawan tersebut,

“hei anj***, kalian kira siapa !!!!, bos kah !!!!!, berani – beraninya menghina martabat saya !!!!”

“jawab !!!!!”

tangannya sembari menunjuk ke arah muka mereka,

mereka bertiga tidak bergeming untuk menjawabnya,

“Hei kenapa diam saja !!!!!, kalian di belakang saya !!!, ngerendahin saya !!!, sekarang kalian jawab di hadapanku !!!!! gertak Pak Direktur tersebut.

Bersambung…..

Penulis : Reynaldo Edwin Pratama

Baca Juga : Janu Onmu : Petualangan Kocak di Perkampungan Layang Gajah


Catatan Penulis: Cerita ini termasuk dalam genre cerita bersambung fiksi. Referensi umum mengenai pengertian cerita bersambung dapat dibaca di Wikipedia.

bagaimana cerita bersambung Ketika Aku Menyamar Sebagai Office Boy di Perusahaanku Sendiri pastinya seru kan ?…. yuk baca lagi cerbung – cerbung menarik dengan berbagai genre, hanya di RE STUDIO WRITER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *