Perjuangan Sudarmo: Architect Warrior from Indonesia merupakan kisah fiksi sejarah yang menggambarkan luka, keteguhan, dan mimpi seorang anak Indonesia di tengah kekejaman penjajahan. Cerita ini merekam perjalanan batin dan fisik seorang anak yang kehilangan segalanya, tetapi tetap bertahan hidup demi masa depan.

Sumber Gambar : ChatGPT
MIMPI MASA KECIL
“Dor… Dor…. Dor…. Duar….. Duar…. Duar….”
peluru dan bom menghantam warga yang sedang bekerja,
“tolong…… tolong…… tolong….. “
seketika warga berhamburan meminta pertolongan, mereka membawa sanak – saudaranya pergi ke hutan,
sedangkan saya yang hidup sebatangkara pergi ke hutan sendirian, mengingat ayah, ibu, nenek, kakek serta kerabat saudaraku semua meninggal di bunuh oleh penjajah, salah satu warga berteriak ketakutan
Di Kejar – Kejar Tentara Belanda dan banyak yang tewas
“ana landa…. awas… ana landa… ( ada belanda… awas ada belanda…)”, para tentara penjajah pun tiba di perkampungan saya,
dengan peralatannya yang canggih, para tentara itu menembaki warga yang masih bertahan di rumahnya,
saya yang bersembunyi di hutan dan melihat dari kejauhan hanya bisa menangis, melihat orang – orang di bunuh dengan sangat sadis, dan rumah – rumah di rusak termasuk rumah saya,
Hadir Para Tentara Pejuang
tak berapa lama datanglah para tentara pejuang dari kejauhan dengan meneriakan kata jancuk ke arah para tentara belanda,
dan terjadilah peperangan di desa saya, dengan alat seadanya para tentara pejuang berhasil meraih kemenangan,
sedangkan di pihak tentara penjajah sebagian terbunuh dan sebagian lari tunggang langgang dan meninggalkan alutsistanya seperti tank, baracuda dan senapan, seusai perang,
para tentara pejuang mencari warga yang masih hidup, para tentara itu mulai mencari warga ke hutan,
beberapa jam kemudian mereka menemukan warga desa setempat termasuk saya,
lantas saya dan warga di bawa oleh para tentara pejuang ke tempat yang lebih aman, di daerah bojong, Kab. Tegal,
Menyusuri Hutan
saya bersama warga dan para tentara pejuang lainya berjalan kaki menyusuri hutan melewati beberapa daerah seperti semarang, batang, pekalongan, pemalang dan sekitarnya,
tak jarang para tentara pejuang menyamar jadi warga biasa agar tak di ketahui oleh pihak belanda, sesekali beristirahat,
saya, warga, serta para tentara pejuang lainya, melanjutkan perjalanannya di tengah perjalanan kami bertemu dengan para tentara belanda dan terlibat pertempuran antara pihak tentara pejuang dengan pihak tentara belanda,
namun sebagian tentara pejuang menyuruh saya dan warga untuk tetap melanjutkan perjalanannya dengan di dampingi dua puluh tentara pejuang,
mereka tetap melanjutkan perjalananya sementara sebagian tentara pejuang lainya sedang berperang melawan tentara belanda, dengan strategi perang gerilyanya,
lagi – lagi para tentara pejuang ini memenangkan pertempurannya,
di lain sisi, saya dan warga yang di dampingi dua puluh tentara pejuang hampir sampai di kab. Tegal, tepatnya di bojong,
Terpisah Dengan Warga
namun saya terpisah dengan warga di kala sedang istirahat pada malam hari, sayapun kaget ketika bangun melihat di sekitarnya sepi tak ada orang satupun,
saya mulai panik dan berlari mengejar rombongan yang entah kemana jalannya, saya terus berjalan sesekali berlari ke hutan – hutan belantara,
namun tidak ada siapa – siapa selain dirinya, saya terus berjalan tak tahu arah, tiga bulan lamanya saya berjalan menyusuri hutan,
selama tiga bulan saya belum pernah pergi ke kota karena masih takut dengan para tentara penjajah,
namun saya beranikan diri keluar hutan, setelah saya keluar saya mencoba pergi ke kota, tak tahu kota apa yang saya tuju yang terpenting saya bisa merasakan kehidupan di kota,
setelah bertanya ke salah satu warga kota ini, ternyata saya berada di kota bandung, sesampainya di sana saya mulai mengemis ke toko – toko untuk mendapatkan uang buat beli makanan,
tak di duga – duga hari ini hari keberuntungan saya, saya mendapatkan uang yang banyak, saya pun tersenyum
Bersambung……
Baca Juga : CINTA BERTEMU DI KA’BAH : Ketika Allah Meridhoi-Nya ( Eps 1 )
Penulis : Reynaldo Edwin Pratama
Catatan Penulis: Cerita ini termasuk dalam genre cerita bersambung fiksi kepahlawanan. Referensi umum mengenai pengertian cerita bersambung dapat dibaca di Wikipedia.
bagaimana cerita bersambung PERJUANGAN SUDARMO : Architect Warrior from Indonesia pastinya seru kan ?…. yuk baca lagi cerbung – cerbung menarik dengan berbagai genre, hanya di RE STUDIO WRITER
