Aku Ingin Menjadi SEO Specialist Internasional merupakan sebuah cerita fiktif dari tokoh utama bernama Halima Putri, ia bercita – cita ingin menjadi SEO Specialist Profesional yang di akui Dunia.
dahulu, Halima ini seorang karyawati di sebuah perusahaan ternama yang bergerak di bidang pakaian bertempat di Kota Semarang, Jawa Tengah,

Sumber Gambar : ChatGPT
Desclaimer
cerita ini merupakan cerita fiksi, Seluruh tokoh cerita, alur cerita, dan peristiwa yang ada di dalam cerita ini merupakan hasil dari imajinasi penulis semata. Adapun penggunaan nama negara atau lokasi nyata hanya sebagai latar cerita dan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan kejadian, individu, atau kelompok nyata mana pun. Kesamaan nama atau peristiwa yang terjadi bersifat kebetulan. Cerita ini mengandung unsur kekerasan yang disajikan untuk kepentingan narasi dan hiburan semata.
Yen-Na Company
” yuhuuuuu !!!!!!…., artikelku sekarang sudah peringkat 1 di Google…. !!!!! ” ucapku yang tak sadar suaraku keras dan sedikit berteriak.
“waaah…. waaaah… kereen… selamat yah Halima !!!…” ucap rekan kerjaku yang kebetulan duduknya bersebelahan denganku.
“iyaa…, makasih yaaa…. “
aku benar – benar riang bergembira,
“waah…. mantaap…. judul artikelnya apa tuh ?” tanya mba widya, teman rekan kerjaku yang sudah di anggap seperti kakak sendiri.
lalu ku jawab “mmmm….. judulnya…. Trik menjadi seorang SEO Specialist yang Profesional di dunia !!!!!”
“waaaaah…… saya salut.., kamu kereen bangeet….., pantas saja…., artikelmu nomer 1 ratingnya di Google”
mba widya salut denganku,
“Selamat yaa Halima…, kamu benar – benar pintar dan cerdas !!!!, saya turut bangga atas pencapaianmu !!!!!, tingkatkan lagi !!!!!”
mba widya sembari memberikan jempolnya ke arah Halima,
“waaah…. terima kasih !!!…, sudah di apresiasi sama suhu !!!!…., malah aku yang berterima kasih ke mba Widya !!!” ucapku.
“hmm… berterima kasih gimana ?” ucap mba Widya yang keheranan.
“ini semuanya sebenarnya berkat mba Widya ngajarin aku buat artikel SEO dari nol, mba sudah ikut andil dalam bagian kesuksesanku, terima kasih mbaa” ucapku sembari mencium tangan mba Widya,
“yeaaaayyyy… la..la..la..la..la..la..la” ucapku penuh bahagia.
Ternyata Hanya Mimpi
“yuhuuuu !!!…. hei david !!!…., artikelku muncul di Google niih !!!!…, peringkat pertama lagi !!!!…, tanpa ads juga !!!!!” ucapku.
“yeeesss !!!!!…. akhirnya….. !!!!!!!”
byyyuuuuurrrrrrr………
air menghampiri wajahku,
akupun terkaget dan terbangun dari tidurku.
“hah…., hah……, hah…….., apa itu !!!!” ucapku dengan nafas yang terengah – engah.
” IBUUUU !!!!!”
aku menengok ke samping ternyata ibu sedang memegang gayung berisi air,
“ibu !!!…, ibu kenapa mengguyur Halima !!!!!” ucapku yang sedikit kesal.
“habisnya kamu dari tadi ngiggau melulu !!!!!” ucap sang mamah.
“eh”
Halima yang tidak sadar pun terkejut.
“beneran mah ?” ucapku yang sedikit tak percaya.
“beneran !!!…., mamah nggak berbohong !!!!…, kamu nginggau keras banget !!!!, tadi mamah dengar suaramu, dan akhirnya mamah buka pintu kamarmu !!!, sudah di cubit – cubit pipinya, tetap nggak bangun.., akhirnya mamah ambil ciduk lalu cipratkan airnya ke wajamu” ucap mamah,
“hufth”
mendengar hal itu, akupun tertunduk lesu,
“apakah ini hanya mimpi !!!!!…”
ia pun menangis sejadi – jadinya.
“Kenapa nok…., kenapa kamu nangis !!!!” tanya mamah yang keheranan.
“mamaaaaaahhhhh…., ternyata ini cuma mimpi !!!!!!!”
aku segera memeluk mamah, di pelukan mamah, air mata tak kunjung selesai.
“emangnya kamu mimpi apa nok ?”
“mmmm…. ini maah…. Halima mimpi, artikel yang Halima buat, sudah tampil paling depan di halaman Google…..” ucap Halima.
sang Mamah yang kebetulan sudah mengetahui dunia kerja yang di geluti Halima, segera menenangkan hatinya.
“Hmmmm……, nok… terkadang.., yang awalnya cuma mimpi, itu bisa jadi kenyataan nook…, tergantung kitanya mau berusaha lebih keras lagi apa tidak ?”
sang mamah mengelus – elus rambut anak perempuan satu – satunya.
Kakak Pertama datang hanya untuk memprovokasi
“Alaaaaah !!!!…, si Halima pengin di manja saja mah !!!…, jangan di elus – elus begitu !!!!, nanti jadi kebiasaan !!!!” celetuk sang kakak yang tak sengaja melihat adiknya dan mamahnya.
“apa kamu !!!!!…., sana jangan ngurusin hidup aku !!!!!” ucapku yang kesal karena selalu saja jadi bahan candaan kakak – kakakku.
“yeeee… ngusir !!!!…, dasar manja !!!!!!” ucap kakak pertamaku yang kalau bicara sedikit ketus
“eeeh… masih di sini ternyata !!!!”
aku segera bangun dan mencoba mengejar kakakku yang suka usil itu.
namun di cegat oleh sang mamah.
“Sudah !!!…, sudah !!!!…., jangan bertengkar terus !!!!…, kalian sudah pada dewasa !!!…., apa nggak malu, suara kalian yang keras itu didengar Tetangga !!!” ucap sang mamah
seketika mereka berdua menghentikan candaanya, dan kakakku segera pergi namun dengan raut muka yang masih tengil ketika menghadap ke arahku,
lalu di balas olehku dengan tatapan sinis,
Liburan
“Nok..”
“iya mah, ada apa ?” ucapku,
“kamu hari ini nggak berangkat kerja ?” tanya mamahku.
“nggak mah, Halima libur hari ini dan minggu” ucapku.
“mamah pengin jalan – jalan, kebetulan kamu libur” ucap mamahku.
“iya maaah” ucapku yang tak enak hati menolak perintah mamah sendiri.
“iya…, nanti ajak kakak – kakakmu, kebetulan mereka hari sabtu ini libur juga” ucap mamah yang kegirangan.
“iya maaaah”
sebetulnya aku mau – mau saja liburan, tapi aku nggak mau berpergian sama kakak – kakakku yang suka usil, tapi ini keinginan mamah, jadinya mau nggak mau ikutin perintah sang mamah.
“emangnya mau pergi ke mana mah ?” tanya ku.
“ke Guci aja, kita berendam di pemandian air panas” ucap mamah.
“wah boleh mah, kebetulan Halima pengin yang fresh – fresh”
“ya sudah… , mumpung masih jam setengah tujuh, kamu siap – siap yah…., mamah mau ke mas Andre dan mas Endruw dulu” ucap mamah.
10 Menit Kemudian…..
“mah…. Endruw dan mas Andre sudah siap nih !!!!” ucap Endruw, kakak keduaku.
“iyaa… mamah juga sudah siap niih !!!!…,, kamu ketuk pintu adikmu dulu !!!!” perintah mamah.
Endruw, kakak keduaku segera mengahmpiri pintu kamarku
“tok… tok… tok….”
Bertengkar
“Halimaaaa… sudah siap belum ?” tanya Endruw.
“hadeh… dia lagii yang manggil” ucapku di dalam hati.
aku berpura – pura tidak mendengarnya,
“Halimaaaa….. sudah siap belum ?” kakak keduaku mengulangi perkataannya.
aku berpura – pura tidak mendengarnya lagi.
Endruw yang sudah tahu dirinya di isengin, akhirnya ia “balas dendam”.
“Oh gitu yah…. awas kau yaah !!!!!”
ia mengambil sebuah petasan korek kecil dan di nyalakan, lalu melemparkannya ke sudut dalam kamarnya agar tidak mengenai adik tercintanya, lewat sela – sela atas pintu.
“Doar !!!!!” seketika mercon itu meledak, dan mengagetkanku.
“Sialan !!!!!!!.., Endruuwwww !!!!!” aku terkejut lantas aku membuka pintu, sesegera mungkin aku mengejar kakak keduaku.
Endruw yang sudah mengetahui si adik kecilnya itu pasti mengejar dirinya, ia sudah bersiap – siap terlebih dahulu.
tak butuh beberapa detik, pintu terbuka, segera aku mengejar kakakku dengan kecepatan penuh, tak di sangka – sangka kakakku mati langkah, tak bisa mengelak, meski sudah bersiap – siap kabur.
“heeeh…. kamu yaah suka jahilin aku terus !!!” aku sembari menjambak rambut kakakku.
“habis kamunya duluuuu.., di panggil – panggil dari tadi nggak nyaut – nyaut !!!!, ya sudah akhirnya terpaksa nyalakan mercon korek hehehehehe” ia malah kegirangan tak ada rasa menyesal sama sekali.
Andre, kakak pertamaku dan mamahku mendengar suara aku dan kakak keduaku yang sedang ribut, lantas mereka berdua segera menghampiriku,
Di pisahkan Oleh Mamah
“adu.. duh…. duh……, kenapa kalian bertengkar kaya gini siiih !!!!” ucap mamah sembari memisahkan mereka berdua.
“ini si mas.., nakal dulu…, nyetel mercon kerek terus di lempar ke kamarku !!!” ucapku dengan nada kesal.
lalu di bantah oleh si Endruw,
“ya habisnya dia di panggil panggil kaga pernah nyautin sama sekali” ucap Endruw,
“sudah… sudah.. sudah…. , yuk kita berangkat, ibu sudah nyiapin semuanya termasuk bekal makanan..” ucap mamah.
mereka berdua yang tak enak hati langsung mengikuti perintah mamahnya,
“iya mah…, Endruw sudah siap”
Hlima juga sudah siap mah”
Aku Ingin Menjadi SEO Specialist Internasional : 3 Menit kemudian…
Perjalanan Menuju Objek Wisata Guci – Kab. Tegal, Jawa Tengah
mereka sudah berpergian dari rumahnya menuju Objek Wisata Guci yang ada di Kab. Tegal.
Bersambung….
Penulis : Reynaldo Edwin Pratama
Baca Juga : Ketika Aku Menyamar Sebagai Office Boy di Perusahaanku Sendiri
Catatan Penulis: Cerita ini termasuk dalam genre cerita bersambung fiksi. Referensi umum mengenai pengertian cerita bersambung dapat dibaca di Wikipedia.
bagaimana cerita bersambung Aku Ingin Menjadi SEO Specialist Internasional pastinya seru kan ?…. yuk baca lagi cerbung – cerbung menarik dengan berbagai genre, hanya di RE STUDIO WRITER
